.........Welcome To My Blog,,,,
........This
blog provides information for friends on a true story, health, motivation, and much more,,,,,,
including course material though.............

Sabtu, 09 Februari 2013

Will (You'll never walk Alone)


     Kalau anda perna melihat film “Will (You”ll never walk alone)” sebuah film yang menceritakan kisah seorang anak yang fanatik dengan tim kesayangannya “Liverpool”. Will yang diceritakaan dalam film tersebut lari dari sekolahnya demi menyaksikan laga final tim kesayanhannya Liverpool di Istambul Turki. 

Ada banyak rintangan yang dialami oleh Will dalam perjalanan ke Istambul, mulai dari ayahnya yang berjanji akan membawa Will menyaksikan pertandingan itu kemudian mendahuluinya (Meninggal). Dompet dan uang yang menjadi modalnya untuk sampai ke Turki dirampas oleh sekawan brandal di Paris. Tiket yang dibeikan oleh ayahnya ternyata tiket palsu, tapi ini tidak menyurutkan semangat Will untuk menyaksikan laga tim kesayangannya.

Kepergian Will lari dari sekolahnya di Inggris sampai membuat dirinya (Will) dikenal oleh banyak orang fans Liverpool, tapi tidak sedikit juga tantangan yang dialami oleh Will dengan Alex orang yang mengantar Will ke Istambul harus banyak menghindari pencarian kepolisian setempat. Alex sebenarnya mantan pemain Sarajevo tetapi karena ada tragedi yang membuatnya harus mengurung niat bolanya untuk dilanjutkan. Setelah pertemuan Will, Alex semakin percaya bahwa anak itu (Will) mampu membangkitkan semangatnya kembali.

Sesampai di Istambul Turki, Will diperhadapkan lagi dengan suatu permasalahan dimana tiket untuk memasuki arena stadium dijual 2 kali lipat oleh salah seorang calo tiket. Tapi karena Will dikenal dengan kejeniusan dan sang suporter Fanatik Liverpool akhirnya dia bertemu pelatih Liverpool “Kenny Dalglish” dengan sambutan yang hangat. 

Will diperlakukan secara Hormat dari sang Kenny sampai dipersilakan menjadi pengantar Pemain Liverpool menuju lapangan Hijau dan bertemu dengan Steven Gerrarad sebagai pemain terbaik Liverpool. 

Ternyata apa yang diimpikan oleh Will pada hari itu terbukti dan ia mengingat pesan ayahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar