Setiap manusia diberikan karunia oleh Tuhan untuk memiliki perasaan atau emosi. Jadi wajar saja bila semua orang baik perempuan atau laki-laki bisa menangis dan dapat mengungkapkan perasaannya lewat air mata. Bila anak kecil merasa ditekan dengan ucapan “Berhenti menangis tidak, kamu anak cowok tak boleh menangis!” akan membuat anak menyimpan perasaan sedihnya sendiri dan sulit berbagi atau sharing dengan orang lain. Hal ini pun akan menjadi tak sehat bagi perkembangan jiwa sang anak dan ada kemungkinan anak akan mengalami stress.
.........Welcome To My Blog,,,,
........This blog provides information for friends on a true story, health, motivation, and much more,,,,,,
including course material though.............
........This blog provides information for friends on a true story, health, motivation, and much more,,,,,,
including course material though.............
Tampilkan postingan dengan label Masalah Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masalah Anak. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 November 2013
Anak Laki-laki kok menangis..???
Setiap manusia diberikan karunia oleh Tuhan untuk memiliki perasaan atau emosi. Jadi wajar saja bila semua orang baik perempuan atau laki-laki bisa menangis dan dapat mengungkapkan perasaannya lewat air mata. Bila anak kecil merasa ditekan dengan ucapan “Berhenti menangis tidak, kamu anak cowok tak boleh menangis!” akan membuat anak menyimpan perasaan sedihnya sendiri dan sulit berbagi atau sharing dengan orang lain. Hal ini pun akan menjadi tak sehat bagi perkembangan jiwa sang anak dan ada kemungkinan anak akan mengalami stress.
Sabtu, 15 Juni 2013
Stop katakan IDIOT pada mereka....!!!
Berbicara
tentang dunia anak sungguh sangat menggembirakan dan membuatku kembali
mengingat masa kecil. Setiap manusia di dunia ini sudah pasti dan tentu perna
melewati yang namanya masa kecil. Masa kecil itu memang penuh kegembiraan,
tawa, belum tahu tanggungjawab pokoknya serba cuek dengan hal-hal yang ada.
Namun, kondisi itu tak mungkin berlangsung lama seiring dengan perkembangan
waktu yang kian cepat. Sewaktu memasuki masa kanak-kanak atau SD sudah mulai
ada perasaan-perasaan yang bisa menghilangkan gelak tawa yang perna ada dahulu.
Mungkin bagi yang normal itu bukan menjadi suatu permasalahan yang besar.
Dalam
tulisan kali ini sedikit akan mengulas tentang sebuah film “BOLYWOOD”, yang
berjudul “Tarre Zamen Par” yang mampu menggugah hati. Mengapa demikian????
Film yang berjudul “Tarre Zamen Par”, menceritakan seorang anak yang memiliki
keterbelakangan dalam memahami huruf atau angka atau lazimnya dikatakan membaca
dan menulis serta berhitung. Tidak hanya itu dia juga tidak mampu mengukur
jarak, volume dari suatu benda. Orang sering mengatakannya idiot, pemalas, atau
lain sebagainya yang malah mematikan inisitif anak tersebut.
Ketakutan-ketakutan dan perasaan yang tak karuan muncul seperti mounster yang
setiap saat memporak-porandakan kehidupannya.
Ketika
melihat film itu orang-orang yang mengerti dunia anak akan merasa iba dengan
perlakuan yang tidak manusiawi orang-orang normal. Padahal semua orang memiliki
hak dan kedudukan yang sama baik dalam pendidikan dan dalam segala halnya.
Hukuman
sepertinya tidak perna lepas dari anak itu, hampir setiap pelajaran selalu saja
dihukum dengan dikeluarkan dari kelas. Di lingkungan keluarganya pun selalu
mendapat hukuman dan terkadang sampai pada hukuman fisik yang dilontarkan oleh
sang ayahnya. Sikap membanding-bandingkan juga kental dan sarat dalam film ini.
Dimana kakaknya itu selalu mendapat peringkat/juara terbaik di kelas maupun di
luar kelas. Mungkin itulah gambaran dari
film “Tarre Zamen Par” yang mampu membuka mata hati bagi orangtua,pendidik dan
pengamat anak.
Sekarang waktunya untuk masuk pada pembahasan
inti. Pertama-tama yang perlu diketahui bahwa setiap anak memiliki kemampuan
yang berbeda-beda. Bisa anda perhatikan pada anak yang terlahir kembar
sekalipun akan sangat menonjol perbedaan diantara anak tersebut misalnya
perbedaan sikap dan perilaku anak itu walaupun orangtua selalu memberikan
penampilan yang sama seperti pakaian yang serba sama, model rambut, dan lain
sebagainya.
Untuk itu, orangtua harus memahami dan
mengenali apa yang sebenarnya menjadi kelebihan dan kelemahan anaknya sehingga
tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Sebelumnya harus diketahui
terlebih dahulu perbedaan anak yang lebih dominan otak kanan atau otak kirinya.
Fungsi Otak Kanan
Otak kanan
adalah otak yang berada disebelah kanan dalam posisi anatomis (frontal). Fungsi
otak kanan adalah sebagai berikut:
- Perkembangan emosi (emotional quotient (EQ))
- Hubungan antar manusia (sosialisasi)
- Fungsi Komunikasi (perkembangan bahasa non verbal)
- Perkembangan intuitif
- Seni (menari, melukis, menyanyi dan lain-lain)
- Mengandalikan ekspresi manusia
- Pusat khayalan dan kreativitas
- Berpikir lateral dan tidak terstruktur
- Tidak memikirkan hal-hal secara detail
- Cara kerjanya long term memory (memory jangka panjang)
- Lebih ahli dalam menentukan ruang/tempat dan warna
- Bila terjadi kerusakan pada area otak kanan yang terganggu adalah area kemampuan visual dan emosi
Fungsi Otak Kiri
Otak kiri
adalah otak yang berada disebelah kiri dalam posisi anatomis (posisi frontal).
Fungsi otak kiri adalah sebagai berikut:
- Perkembangan Intelegensi (intelligence quotient (IQ))
- Pusat perkembangan logika dan rasio (seperti matematika)
- Berpikir sacara sistematis
- Bahasa verbal
- Berpikir linear dan terstruktur
- Berpikir analisis dan bertahap
- Cara berpikirnya short term memory (memory jangka pendek)
- Jika terjadi gangguan pada otak kiri, maka yang terganggu adalah fungsi berbicara, bahasa dan matematika.
Dengan
adanya ciri-ciri perbedaan fungsi otak kanan/kiri bisa membantu pembaca untuk
bisa mengenali pribadi anda terlebih lagi pada diri anak-anak anda.
Pada
dasarnya di negara-negara manapun pendidikan yang lebih banyak didirikan adalah
lembaga pendidkan yang berbasis otak kiri dimana penghuni lembaga pendidikan
tersebut didominasi oleh anak yang lebih dominan otak kirinya. Hal inilah yang
membuat para anak yang lebih dominan otak kanannya sering menjadi perbandingan
yang diantara anak yang lebih dominan otak kirinya Karena kemampuan untuk
menyerap/memahami pelajaran yang membutuhkan analisis tinggi akan menyulitkan
para anak yang dominan otak kanannya seperti pelajaran matematika, dan juga
pelajaran bahasa. Tidak jarang anak mendapat perlakuan yang kurang baik dari
gurunya apalagi guru itu tidak bisa membedakan kemampuan masing-masing anak
didiknya. Kata-kata yang tidak senonohpun kadang menjadi manisnya suasana kelas
“IDIOT, BODOH atau DUNGU”. Anak yang terbelakang dalam menyerap pelajaran bukan
bodoh atau idiot karena mereka merasa hanya terkekang dengan sistem
pembelajaran otak kiri yang mengharuskan semua peserta harus dan harus untuk
satu pemikiran dalam pembelajaran misalnya dalam hal memberikan defenisi anak
yang berotak kanan lebih puas dengan memberikan defenisi tersendiri
dibandingkan harus mengikuti apa yang ada dibuku. Jadi anak yang dominan otak
kananya akan selalu dikatakan idiot padahal mereka memiliki kemampuan
berimajinasi yang tinggi bahkan melebihi gurunya sekalipun. Sebenarnya mereka
perlu kebebasan karena dengan kebebasan anak yang dominan berotak kanan dengan
mudah merefleksikan imajinasi yang mereka miliki dengan kehidupan yang ada di
dunia nyata ini contohnya melukis, membuat cerita. Anak yang dominan berotak
kanan lebih menyukai hal-hal yang aneh yang menurut orang-orang yang berotak
kiri itu suatu hal yang gila. It’s very crazy.
Banyak tokoh yang
dianggap orang-orang bodoh mampu mengubah dunia ini dengan pemikiran-pemikiran
anehnya seperti Albert Einstein, Thomas Alva
Edison, Woodrow Wilson, Pablo Picasso dan masih banyak lagi
tokoh yang dianggap bodoh tapi mampu mengubah dunia ini dengan hasil
pemikirannya.
Semua
pihak sangat mengharapkan untuk menghilangkan dalam dunia pendidikan kata
idiot, bodo dan dungu yang hanya membuat anak peserta didik berpikiran lemah,
mematahkan inisiatif anak untuk berkreasi dalam mengembangkan kemampuan yang
dimilikinya. Seharusnya para pendidik dan orangtua memberikan ruang gerak yang
luas serta kebebasan pada anak untuk menentukan sendiri masa depannya.
Stop
katakan idiot.................!!!!
Selasa, 30 April 2013
Cerpen : Antara aku dan Satpam kampus
Sekitar jam 13.15 wita kejadian naas menimpaku, ketika pulang dengan riang bersama teman-teman dengan jalan kecil sambil bercanda ria, tiba-tiba jalanku terhentak sedikit dan perasaan bertanya-tanya, mungkin motorku dikempesin sama satpam itu,,,,??
Apa yang aku rasakan betul terjadi. Aku kira hanya ban belakang yang dikempesin tapi ternyata ban depanpun tak luput dari perbuatan satpam kampus yang beringas itu.
Sempat tak ada kata yang bisa keluar dari mulutku ini padahal tadinya sewaktu menuju tempat parkir pembicaraan kami bertiga Aku, Idam Syam dan Ardiansyah lancar sekali tak ada habisnya topik pembicaraan.
Kesal, emosi bercampur jadi satu sehingga dada in seperti sesak napas tiba-tiba, ian dan idam langsung mengajakku berangkat, Ayomi Nirwan kita pulang. Apa jawabku, duluan saja idam, ian Motorku kayaknya bermasalah sepertinya ban belakang kempes.
Pasti satpam itu yang kempesin itulah kataku. Memang ketika emosi seakan semua niat jahatpun bermunculan dibenakku pokoknya macam-macamlah. kuperiksa semua bekas sentuhan yang menguatkan bahwa betul itu memang perbuatan si satpam.
Tapi temanku yang dua ini tak mau pulang juga tanpa aku. iya, kalau begitu aku cari kompa buat nambah angin bannya soalnya kalau motor ini dibawa dalam keadaan kempes lumayan parah juga pasti ban dalamnya rusak bisa jadi menelan biaya yang tamba mahal lagi.
kepikiran pinjam pompa saja di pos satpam tapi rasanya semua Satpam yang sedang jaga hanya cuek melihat keadaanku yang panik mungkin emosi juga. dari beberapa pertanyaan yang kuajukan jawabnya tidak ada. itupun berulang-ulang dan menyalahkanku. Aku langsung mengelak, aku tak parkir macam-macam hanya disitu saja kok dikempesin padahal banyak motor juga parkir tak dikempesin. melihat tak ada respon yang positif aku langsung pergi dan dalam hati kutulis sebuah catatan "begini yah semua wajah-wajah satpam ingusan kampus poltek". ingin kuajak berkelahi pasti aku kalah, sambil kembali ke arah motorku dan kedua temanku yang setia menungguku.
teman, pulanglah...!!! ndag usah tunggu. mungkin butuh waktu yang lama jika kalian tidak pulang. maka pulanglah salah satu temanku ardiansyah dengan motor Suprax warna hitam miliknya. Tiba-tiba datanglagi Warma dan dian akhirnya kami bisa rame lagi nungguin astar yang bakal datang.
Perasaanku semakin menjadi-jadi setelah dua ekor satpam itu lewat dengan keangkuhannya dan mungkn menertawaiku dalam hati,,,,hahaha rasain motormu kempes. mungkin itulah andai-andai yang muncul dibenakku,,,mukanya serasa mengejek dan ingin memuntahkan kegembiraannya melihat penderitaanku.
tak lama kemudian satu ekor satpam lewat lansung aku hadang dengan tangan kiriku. tanpa basa-basi langsung keinti pertanyaannya. Kenapa motorku dikempesin, padahal cuman parkir disitu, tanyaku. tapi ternyata satpam itu serasa ingin memukul dengan raut muka yang seperti banteng kelaparan. he, motormu salah kenapa tidak parkir didalam, kalau mau komplein masuk ke PD 2, PD 2 yang suruh kempesin motor. memang tidak capek kalau itu diurusi setiap saat. langsung ku sergap jawabannya pak, tapi tadi parkiran full, lagipula itu lapangan basket yang biasa digunakan untuk parkir ditutup terus mau masuk susah juga pak, disamping itu motor kasian kepanasan. kalau begitu buka saja tanda larang yang disegel disana supaya bisa dijadikan parkir, jawabku. kalau mau parkir ke mesin saja itu parkirannya teduh. jawab satpam dengan beringasnya. dalam hati ku berbicara "dasar banteng".
Berselang waktu 15 menit lamanya dian dan warma minta izin masuk ke jurusan tinggallah aku dan idam di depan lapangan parkir sialan itu. tak lama kemudian astarpun datang.
Tar bantu aku belikan pompa entah dimana kayaknya di toko "Rumahku" ada beli saja nanti pompanya bisa dimanfaatkan juga.
tak pikir lagi itu uang berapa yang jelasnya harga diriku terinjak-injak oleh satpam itu.
pada hari ini kuberpikir bahwa betapa diperlukannya suatu kekuatan untuk melawan sistem yang begitu ketat sehingga tak mempertimbangkan awal dari suatu permusuhan. dari sinilah aku menulis sebuah catatan bahwa satpam beringas itu tak adil dengan perbuatannya yang hanya menyalahkanku.
tapi dari kejadian inilah aku mengambil kesimpulan bahwa tak adanya toleransi dalam hal apapun besar kecilnya kesalahan dari sebuah sistem yang ketat tapi adanya unsur ketidakadilan. mungkin bagi satpam tadi itu sudah cukup tapi bagiku ini belum selesai tapi ini baru permulaan.
Apa yang aku rasakan betul terjadi. Aku kira hanya ban belakang yang dikempesin tapi ternyata ban depanpun tak luput dari perbuatan satpam kampus yang beringas itu.
Sempat tak ada kata yang bisa keluar dari mulutku ini padahal tadinya sewaktu menuju tempat parkir pembicaraan kami bertiga Aku, Idam Syam dan Ardiansyah lancar sekali tak ada habisnya topik pembicaraan.
Kesal, emosi bercampur jadi satu sehingga dada in seperti sesak napas tiba-tiba, ian dan idam langsung mengajakku berangkat, Ayomi Nirwan kita pulang. Apa jawabku, duluan saja idam, ian Motorku kayaknya bermasalah sepertinya ban belakang kempes.
Pasti satpam itu yang kempesin itulah kataku. Memang ketika emosi seakan semua niat jahatpun bermunculan dibenakku pokoknya macam-macamlah. kuperiksa semua bekas sentuhan yang menguatkan bahwa betul itu memang perbuatan si satpam.
Tapi temanku yang dua ini tak mau pulang juga tanpa aku. iya, kalau begitu aku cari kompa buat nambah angin bannya soalnya kalau motor ini dibawa dalam keadaan kempes lumayan parah juga pasti ban dalamnya rusak bisa jadi menelan biaya yang tamba mahal lagi.
kepikiran pinjam pompa saja di pos satpam tapi rasanya semua Satpam yang sedang jaga hanya cuek melihat keadaanku yang panik mungkin emosi juga. dari beberapa pertanyaan yang kuajukan jawabnya tidak ada. itupun berulang-ulang dan menyalahkanku. Aku langsung mengelak, aku tak parkir macam-macam hanya disitu saja kok dikempesin padahal banyak motor juga parkir tak dikempesin. melihat tak ada respon yang positif aku langsung pergi dan dalam hati kutulis sebuah catatan "begini yah semua wajah-wajah satpam ingusan kampus poltek". ingin kuajak berkelahi pasti aku kalah, sambil kembali ke arah motorku dan kedua temanku yang setia menungguku.
teman, pulanglah...!!! ndag usah tunggu. mungkin butuh waktu yang lama jika kalian tidak pulang. maka pulanglah salah satu temanku ardiansyah dengan motor Suprax warna hitam miliknya. Tiba-tiba datanglagi Warma dan dian akhirnya kami bisa rame lagi nungguin astar yang bakal datang.
Perasaanku semakin menjadi-jadi setelah dua ekor satpam itu lewat dengan keangkuhannya dan mungkn menertawaiku dalam hati,,,,hahaha rasain motormu kempes. mungkin itulah andai-andai yang muncul dibenakku,,,mukanya serasa mengejek dan ingin memuntahkan kegembiraannya melihat penderitaanku.
tak lama kemudian satu ekor satpam lewat lansung aku hadang dengan tangan kiriku. tanpa basa-basi langsung keinti pertanyaannya. Kenapa motorku dikempesin, padahal cuman parkir disitu, tanyaku. tapi ternyata satpam itu serasa ingin memukul dengan raut muka yang seperti banteng kelaparan. he, motormu salah kenapa tidak parkir didalam, kalau mau komplein masuk ke PD 2, PD 2 yang suruh kempesin motor. memang tidak capek kalau itu diurusi setiap saat. langsung ku sergap jawabannya pak, tapi tadi parkiran full, lagipula itu lapangan basket yang biasa digunakan untuk parkir ditutup terus mau masuk susah juga pak, disamping itu motor kasian kepanasan. kalau begitu buka saja tanda larang yang disegel disana supaya bisa dijadikan parkir, jawabku. kalau mau parkir ke mesin saja itu parkirannya teduh. jawab satpam dengan beringasnya. dalam hati ku berbicara "dasar banteng".
Berselang waktu 15 menit lamanya dian dan warma minta izin masuk ke jurusan tinggallah aku dan idam di depan lapangan parkir sialan itu. tak lama kemudian astarpun datang.
Tar bantu aku belikan pompa entah dimana kayaknya di toko "Rumahku" ada beli saja nanti pompanya bisa dimanfaatkan juga.
tak pikir lagi itu uang berapa yang jelasnya harga diriku terinjak-injak oleh satpam itu.
pada hari ini kuberpikir bahwa betapa diperlukannya suatu kekuatan untuk melawan sistem yang begitu ketat sehingga tak mempertimbangkan awal dari suatu permusuhan. dari sinilah aku menulis sebuah catatan bahwa satpam beringas itu tak adil dengan perbuatannya yang hanya menyalahkanku.
tapi dari kejadian inilah aku mengambil kesimpulan bahwa tak adanya toleransi dalam hal apapun besar kecilnya kesalahan dari sebuah sistem yang ketat tapi adanya unsur ketidakadilan. mungkin bagi satpam tadi itu sudah cukup tapi bagiku ini belum selesai tapi ini baru permulaan.
Selasa, 09 April 2013
Sanksi yang berat belum tentu membuat jerah
Coba Perhatikan kedua gambar diatas,,,,!!!
Kira-kira menurut anda apakah anak pada gambar pertama luka karena mimisan atau karena terjatuh,,,,???
Saya rasa tidak, kalau dilihat dari ekspresinya mungkin lagi berantem dengan seseorang.
Kemungkinan besar berantem dengan saudara atau temannya sampai hidungnya mengeluarkan darah.
Artinya perkelahian yang sengit.
Pada gambar kedua sangat jelas seorang anak (anak yg tidak memakai baju) yang mendapat perlakuan tidak manusiawi dari seorang lelaki. Apakah itu ayahnya....???
Who knows...??
Menurut saya seberapa besar kesalahan yng diperbuat oleh seorang anak apalagi masih bocah-bocah tidak perlu orangtua sampai melayangkan pukulan atau menyiksanya dengan sanksi yang sangat berat.
Banyak orangtua beralasan dengan memberikan sanksi atau hukuman yang berat maka sianak akan jerah. Kadang memang iya tapi kadang juga tidak artinya jawaban itu masih bersifat tidak mutlak karena anak yang sering mendapat hukuman yang kejam dari seorang orangtua malah sikapnya makin menjadi-jadi.
Banyak anak yang melakukan hal yang tidak wajar bukan dari sifat aslinya atau masalah lingkungan tetapi karena anak hanya ingin mendapat kedekatan atau perhatian khusus dari orangtua walaupun itu hanya berupa sanksi atau hukuman.
jadi orangtua yang memiliki anak harus mengerti dengan keadaan sang anak ketika ada suatu problem yang muncul. orangtua harusnya menelaah terlebih dahulu apakah kelakuan anak ini baru dilakukan atau tidak. jika itu baru terjadi pada anak segera cari apa penyebabnya. Apakah faktor dari lingkungan, temannya atau malah faktor internal keluarga. Terlalu cepat menyimpulkan akan berakibat bagi psikologi anak dan jika hal ini sudah berlarut-larut imbasnya akan kembali kepada orangtua sendiri.
Kedekatan atau keharmonisan hubungan antara anak dengan orangtua itu sangat diperlukan betapa tidak..? seorang anak perlu kasih sayang dan jika kasih sayang ini jarang didapatkan oleh sang anak maka akan muncul berbagai masalah dalam kubuh keluarga itu.
Kesimpulannya berilah kasih sayang pada anak anda dan buatlah hubungan harmonis dalam keluarga anda.
Rabu, 20 Maret 2013
terTidur Di Tangga
wahhhh,,,,,
kok adek tidur ditangga???
Ini dia tingkah sikecil yang lagi tertidur lelap di tangga.
Makanya adek jangan suka begadang ini akibatnya kalau adek sukanya begadang terus kalau malam main game, nonton, main internet malah sedikit waktu belajarnya.
Kalau pagi udah linglung kayak orang mabuk, belum lagi sudah bangun kepagian sholat subuhnya super telat lainkali jangan dibiasakan ya adek.
Tingkah laku sikecil sering kita jumpai seperti pada gambar disamping. Dengan lelapnya tertidur dilantai.
Apakah anda perna mengalaminya???
atau anda perna liat adek atau your child tertidur dilantai????
kok adek tidur ditangga???
Ini dia tingkah sikecil yang lagi tertidur lelap di tangga.
Makanya adek jangan suka begadang ini akibatnya kalau adek sukanya begadang terus kalau malam main game, nonton, main internet malah sedikit waktu belajarnya.
Kalau pagi udah linglung kayak orang mabuk, belum lagi sudah bangun kepagian sholat subuhnya super telat lainkali jangan dibiasakan ya adek.
Tingkah laku sikecil sering kita jumpai seperti pada gambar disamping. Dengan lelapnya tertidur dilantai.
Apakah anda perna mengalaminya???
atau anda perna liat adek atau your child tertidur dilantai????
Minggu, 17 Maret 2013
anak Nakal
Beginikah cara menghadapi anak yang sedikit bermasalah bagi orangtua??
jawabannya bukan.
Anak yang memiliki sikap kurang terpuji seperti nakal harus dihadapi dengan pendekatan kepribadian dimana sianak diajak untuk jujur mengungkapkan apa masalah yang membuatnya selalu berbuat demikian sehingga anak penyelesaian masalah akan tepat pada sasaran.
memberikan efek jerah seperti mengancam anak terlalu keras atau bahkan memukul anak malah sampai lebang bukannya menyelesaikan masalah seperti pada gambar yang dibawah tetapi malah akan menambah masalah baru belum lagi adanya hukuman pidana yang dikenakan atas perlindungan anak.
Memberikan efek jerah bisa juga dilakukan namun harus diingat bahwa ada batas tertentu yang mesti
diperhatikan. contohnya sianak berantem dengan adiknya, supaya hal ini tidak terulang-ulang maka kedua anak ditanya dengan baik2 tetapi dengan muka yang serius sehingga anak akan merespon dengan baik juga. jika salah satunya sudah mengaku salah atau jika keduanya tidak ada yang mau mengaku maka mereka disanksi sama2 tanpa pilih kasih.
jika hal ini dilakukan dengan baik maka mereka (sianak) akan mengerti dan lambat laun akan merubah sikap buruknya menjadi anak yang baik sesuai harapan orangtua.
jawabannya bukan.
Anak yang memiliki sikap kurang terpuji seperti nakal harus dihadapi dengan pendekatan kepribadian dimana sianak diajak untuk jujur mengungkapkan apa masalah yang membuatnya selalu berbuat demikian sehingga anak penyelesaian masalah akan tepat pada sasaran.
memberikan efek jerah seperti mengancam anak terlalu keras atau bahkan memukul anak malah sampai lebang bukannya menyelesaikan masalah seperti pada gambar yang dibawah tetapi malah akan menambah masalah baru belum lagi adanya hukuman pidana yang dikenakan atas perlindungan anak.
Memberikan efek jerah bisa juga dilakukan namun harus diingat bahwa ada batas tertentu yang mesti
diperhatikan. contohnya sianak berantem dengan adiknya, supaya hal ini tidak terulang-ulang maka kedua anak ditanya dengan baik2 tetapi dengan muka yang serius sehingga anak akan merespon dengan baik juga. jika salah satunya sudah mengaku salah atau jika keduanya tidak ada yang mau mengaku maka mereka disanksi sama2 tanpa pilih kasih.
jika hal ini dilakukan dengan baik maka mereka (sianak) akan mengerti dan lambat laun akan merubah sikap buruknya menjadi anak yang baik sesuai harapan orangtua.
Bullying!!! pernakah anda mengalaminya???
Pernakah anda mengalami hal yang serupa dengan gambar2 diatas????
jujur saya perna mengalaminya.
yang perna mengalami hal serupa bagaimana perasaan anda???
atau para orangtua yang anaknya sering mengalami bullying di sekolah atau di lingkungan sekitar lainnya??
tentu jawabannya semua tidak enak, sangat2 tidak berperikemanusiaan.
Langganan:
Postingan (Atom)

































