.........Welcome To My Blog,,,,
........This
blog provides information for friends on a true story, health, motivation, and much more,,,,,,
including course material though.............
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Agustus 2015

Indomie, warung dan chinese



Suatu hari seorang wanita chinese dan rekannya pergi belanja di salah satu warung pinggiran jalan yang di jaga oleh seorang bapak-bapak. Niat untuk beli sebungkus Indomie. Maka dimulailah percakapan antara bapak pemilik dengan wanita chinese itu.
Wanita chinese   :  pak, ada indomie ta????
Penjual               : iya, ada. Tapi Cuma indomie soto sama goreng (muka masang).
Wanita chinese    : indomie goreng ta saja pak (sambil melihat-lihat ke dalam warung).
Rekan                 : berapa indomienya satu pak???
Penjual                : 3.500 satu bungkus.
Wanita chinese     : (kaget sambil mengangga), kalo kerupuknya berapa pak??? Jangan mhe mie. Kerupuk mhe saja (mengalihkan pembicaraan).
Rekan                  : tidak jadi jie beli pak.
Penjual                 : mahalki??? (tanya penjual sambil memandang wanita chinese). Karena ini mie saya beli jie juga sama orang chinese.
Wanita chinese    : (bingung sambil memandang rekannya).

#Indomie#warung#chinese#unekunek
#lucu#funny#notfunny

Rabu, 13 Agustus 2014

Bukan Masjidnya yang salah tapi Imamnya keterlaluan




Sekilas tentang masjid Al-Huda yang berlokasi di kampung Kera-kera kecamatan Tamalanrea, Perintis Kemerdekaan km. 10 Makassar. Masjid tersebut memiliki dua lantai dengan luas sekitar 10x12 m2.  Masjid ini memiliki arsitektur kuno dengan kuba berbentuk segitiga. Di sudut utara masjid terdapat menara yang tingginya sekitar 20 meter terbuat dari rangka besi sudah mulai berkarat dengan empat microphone yang dipasang disetiap ujung menara tersebut . Disisi kanan bagian depan masjid terdapat tempat wudhu dan toilet kecil serta tempat untuk menyimpan properti masjid seperti kursi, keranda mayat, dll. Bagian dinding luar masjid diberi cat hijau sementara bagian dalam masjid diberi cat warna putih buram dengan sedikit olesan warna hijau dan hitam untuk empat penjuru bagian masjid tersebut. 

Setiap hari masjid itu hanya diramaikan oleh warga yang notabenenya penduduk setempat yang masih kental dengan bahasa daerah Makassar. Rumah-rumah peduduk pun masih menyimpan budaya Makassar yang kebanyakan terdiri dari rumah panggung yang berdiri kokoh tidak beraturan dengan rumah lainnya. Para ibu-ibu dapat disaksikan dengan pakaian yang tidak pantas berdiri di depan rumah mereka sewaktu kita menelusuri jalan menuju masjid Al-Huda. Para ibu-ibu dengan asyik bergunjing dengan bahasa Makassar tanpa menghiraukan bunyi adzan yang acap kali terdengar lantang dari imam masjid. Sementara para laki-laki dewasa hanya sibuk mengurus kendaraannya atau mengelus-elus ayam piaraannya. 

Tapi semua itu tidak perlu dihiraukan karena sebenarnya manusia berjalan pada prinsip hidupnya masing-masing. Mau sadar atau tidak itu tergantung dirinya, karena setiap kali seorang ustadz memberikan khutbah atau ceramah intinya hanya mengajak pada jalan yang benar tapi kadang kita akui masih saja khilaf akan hal-hal yang merugikan .
Yang ingin saya ketengahkan pada kesempatan ini adalah kelakuan imam masjid yang banyak menuai kritik daripada warga terkhusus yang tinggal jauh dari lokasi masjid. Imam masjid Al-huda Kera-kera, seorang yang berumur kira-kira 70 tahunan. Menurut pengakuannya pada suatu kesempatan dirinya dulu mantan seorang preman di pasar Sentral Makassar. Imam masjid (sebut saja beliau), acap kali membuat para jamaah mengeluh. Banyak yang sudah memberikan penilai pada beliau tentang bagaimana dalam hal memimpin sholat.  

Ketika beliau memimpin sholat, pertama hal yang saya akui dalam hal kecepatannya. Jamaah seakan-akan tidak ada waktu untuk bernapas kemudian lanjut lagi pada gerakan sholat berikutnya. Disamping itu, beliau tidak memberikan kesempatan pada jamaah untuk adzan dan lainnya (Monopoli pahala). Semua dilakukan olehnya mulai dari adzan, iqamat, dan memimpin sholat belum lagi jika ada kholtum setelah atau sebelum sholat. 

Satu hal yang membuat saya dan para warga pendatang yang tinggal di lokasi kampung Kera-kera, yaitu dalam hal adzan. Masjid sudah memiliki jam yang memilki durasi waktu iqamat selama 10 menit tetapi jam tersebut hanyalah pembuangan anggaran yang tidak ada manfaatnya. Mengapa? Karena tidak diperuntukkan pada fungsinya, jam tersebut memiliki settingan dengan durasi 10 menit untuk memberikan waktu pada jamaah untuk sholat sunat atau pada jamaah yang baru dalam perjalanan menuju masjid. Tetapi beliau hanya mengikuti kehendak yang ada pada dirinya atau memang tidak mengerti akan benda itu.
Dari beberapa masjid yang sempat saya dengar suara adzannya, masjid Al-huda Kera-kera lah juaranya, juara adzan, juara iqamah, juara sholat. Masjid lain baru adzan, masjid Al-huda sudah iqamah, masjid lain iqamah, masjid Al-huda sudah selesai pelaksaan sholatnya. 

Biasanya saya mendapati masjid memiliki durasi waktu pelaksanaan sholat min 10 menit. Di masjid Al-huda, anda akan mendapati durasi waktu yang kurang dari itu. Pada malam ini (Senin, 11 Agustus 2014), saya mengambil sampel waktu pada pelaksanaan sholat Isya dengan rincian waktu sebagai berikut:
Adzan = 02;35;50, adzan-iqamah= 03;35;91 (masjid lain iqamah 10 menit pas), sholat = 06;27;75. Anda bisa melihat durasi waktu yang digunakan untuk setiap waktu sholat. Hebatkan? Seandainya ada academy award kategory imam dan masjid tercepat dalam waktu pelaksanaan sholat, saya yakin masjid Al-huda akan meraih penghargaan tersebut. 

Untuk itu, saya ingin mengajak pembaca, kira-kira saran seperti apa yang cocok untuk diusulkan kepada imam masjid Al-Huda agar bisa memperbaiki hal tersebut yang sudah berlarut-larut karena saya yakin segala kekurangan pasti ada jalan untuk memperbaikinya.

Selasa, 24 Juni 2014

MOOD



Kadang kita tak tahu apa yang mesti dilakukan. Hobi kadang juga membosankan untuk terus-terusan dilakukan. Biasanya jika mood  tidak stabil kerjaan yang cocok dilakukan hanya mengamati lingkungan sekitar, entah itu orang yang lalu lalang atau anak-anak labil yang seperti sekarang kulakukan (24/06/2014 22:34). Orang-orang yang seperti itu justru membuat kita malah tambah emosi, kelakukannya yang masih labil, bertindak semaunya belum tahu kalau apa yang dilakukannya itu keren atau malah membuatku muak.



Disaat yang seperti ini, yang menguasai tubuh itu adalah emosi. Jika emosi tidak dapat diredam secepat mungkin bisa jadi berakibat fatal. Kadang hal-hal yang tidak berperikemanusiaan terjadi seperti memukul orang atau malah lebih dari itu.

Sabtu, 15 Maret 2014

Catatan hatianku di t4 KKN, "SUATU WAKTU"



Pagi yang begitu membosankan, perut terasa keroncongan hanya secangkir kopi dan beberapa kue kering menjadi sarapan pagi hari ini. waktu tak terasa, jarum jam sudah menunjukkan angka 08;00 padahal waktu yang dibutuhkan untuk sampai di kantor lumayan lama. Sebenarnya tak begitu lama tetapi karena kemacatan panjang yang sering terjadi di tugu Adipura membuat perjalanan sering terganggu. 

Sebungkus nasi kuning aku beli dari seorang mbak yang tiap pagi menjajakan nasi kuning dengan jamu. 5000,- sudah cukup untuk menjadi teman pagi ini, mungkin sebungkus nasi kuning sudah bisa membuatku bertahan sampai wkatu istirahat nanti. 

Perjalanan seperti biasanya, antrian kendaraan dari kejauhan sudah mulai tampak seperti ular. Kendaraan roda dua tak mau kalah, jalanan tikus pun jadi rebutan, tak ada yang mau kalah satu sama lain, semua ingin menang, sigap setiap saat, salah sedikit nabrak kendaraan lain. hampir 20 menit usai di jalur itu baru terbebas dari kemacetan. Ngebut, salip sana sini adalah pekerjaan nekat yang harus dilakukan. Jika tidak waktu akan begitu lama dijalanan dan keterlambatan tak bisa dihindarkan lagi. Untung pembimbingku mengerti tentang keadaan yang sering juga mereka lalui.

30 menit aku habiskan di jalanan barulah sampai di kantor. Waktu yang begitu lama dibandingkan hari-hari yang lalu. Capek sudah pasti, sebuah koran pagi sudah siap di meja security, akupun langsung membacanya sambil ditemani oleh sebungkus nasi kuning. 10 menit berlalu, aku berdiri dari kursi lipat berwarna merah yang sudah kusam dan rapuh menuju ruangan dimana aku ditempatkan.

Waktu terus berjalan, tak terasa aku meraba jam tangan yang  murahan yang melingkar dipergelangan tangan kiriku, ternyata sudah jam 09;15 menit. Waktu begitu berjalan cepat padahal aku baru sampai di ruangan beberapa menit yang lalu. Belum ada pekerjaan yang diberikan kepadaku, aku hanya mondar-madir sesekali menoleh ke arah karyawan yang sibuk di depan monitor menyelesaikan pekerjaan gila yang tiap hari aku saksikan. Kadang aku seperti tahanan yang merasa nyaman ketika menyelinap pandangan menatap jendela yke arah jalan yang ramai lalu lalang kendaraan. 

Tiba-tiba terdengar suara halus dari salah satu keryawan, mr. x namanya. Sebuah kalimat ejekan terlontar dari mulutnya yang ringan dengan kalmat-kalmat sindiran. Bahkan kadang menyayat hati jika terlalu didalami kalimatnya. “apa yang kamu liat..?”, tidak perna liat mobil yah..??”

Memang hari yang menakjubkan, masih pagi sudah mendapat omelan dari karyawan. Tak ada yang bisa ku perbuat kecuali hanya membalas dengan senyuman kontemporer yang pada dasarnya hanya balasan ejekan. Tak lama waktu berselang, kuraih sebuah koran lusu terbitan kemarin, halaman demi halaman aku bolak-balik, melirik gambar-gambar yang ngetren dari halaman tersebut. Waktu itu aku tak tertarik sama sekali untuk membaca, hanya berusaha untuk melewati masa yang membuatku jengkel pagi itu, mungkin karena omelan tadi. 

Sssttt, bisik jernih dari seorang karyawan lain. “wah, bagus juga yah, anak kkn zaman sekarang kerjaannya seperti bos-bos, sibuk baca-baca koran. Bukannya kerja malah baca koran.” 

“bukan begitu pak, kebetulan ini belum ada pekerjaan yang aku terima dari.” 

2:0 adalah skor yang tak mungkin terelakkan lagi, aku kalah ditambah omelan yang bisa membuat korban strok . kalimat-kalimat pedas seperti peluru kaliber 3” 2 mm yang lepas landas dari sebuah soutgan dengan kekuatan 2 meter per second. Biarlah waktu yang menjawabnya, aku tak menghiraukan kalimat-kalimat itu lagi, walaupun kadang sakit juga jadinya karena pada dasarnya kita sebagai manusia masih punya hati dan harga diri. 

Alasan tak akan mampu untuk menyelamatkan diriku, jadi ku terima dengan senang hati walaupun kadang sakit juga tetapi apalah boleh buat semua ada waktu dan kondisi dimana aku bisa membalasnya. Aku tak ingin membalasnya dengan sebuah kalimat atau lainnya tetapi aku ingin membalasnya dengan sebuah prestasi yang lebih dari mereka punya. Mungkin hari ini aku jadi suruhannya dan hari ini mereka sudah jadi karyawan tetapi tidak tertutup kemungkinan besok atau lusa aku yang akan menyuruhnya atau bisa jadi akulah pimpinannya. Bumi ini berputar, waktu ini akan terus berjalan ke depan, tak akan mungkin lagi kembali ke masa lalu hanya masa depan yang bisa kita song-song dan biarlah masa lalu akan menjadi kenangan terindah yang perna kita lalui.

“thanks for reading in my story”

Warkop DG. Anas & Linmas


Apakah anda jijik jika melihat seorang anak sekolahan diwaktu jam sekolah berkeliaran di jalan atau Mall dan tempat-tempat lainnya...???

Dari problema remaja yang sering terjadi sekarang ini sehingga pemerintah kota sering melakukan sweping di tempat-tempat uang sering dikunjungi oleh anak-anak yang bolos dari sekolah pada jam pelajaran. Aksi main kucing-kucingan seringkali jadi tontonan warga dengan Satpol PP (Satuan Polisi pamong Praja) pada saat terjadi sweping. 

Tentu mereka yang tertangkap dalam jaringan sweping tersebut akan dilaporkan pada pihak sekolah dan orangtuanya untuk diberikan pelajaran dan nasihat untuk tidak melakukan perbuatan yang kurang terpuji tersebut.

Selasa, 26 November 2013

DUa jam bersama KAsubag


Dua jam bersama Kasubag Akademik PNUP,,,,
Dua hari (25/11/13) yang lalu ditugaskan untuk mengambil data Audit di bagian Akdemik, awalnya kesal karena sudah jam 10.00 wita ruangan itu masih tertutup rapat tanpa satupun petugas tapi ternyata petugasnya tidak mau diganggu waktu itu sampai mengunci pintu ruangan dari dalam.

Nrasumber kami enak sekali diajak cerita, selama dua jam itu cerita kami panjang lebar kadang masuk topik, kadang juga melenceng dari topik,,, ya begitulah trik yang aku lakukan.

Kamis, 21 November 2013

Inilah 40 daftar kata terlarang di Liverpool


What You Need Look Put For........
The club wishes to eradicate any form of discrimination or discriminatory behaviour both on and off the football pitch. It’s important to understandthe context of what’s being said, but here are examples of a few words worth listening out for which are usually offensive and the club considers unacceptable;

Bodoh - MHS


foto di atas diambil oleh salah satu rekan (Dharma), kejadiannya itu di Jurusn akuntansi PNUP pada selasa lalu (19/11/13) sekitar jam 11:00 wita.
gambarnya kurang jelas tapi yang jelas ini salah satu kebodohan yang perna saya lihat yang dilakukan oleh mahasiswa.