.........Welcome To My Blog,,,,
........This
blog provides information for friends on a true story, health, motivation, and much more,,,,,,
including course material though.............

Kamis, 27 September 2012

Tips-tips mendidik si Kecil

Mendidik dan Mempersiapkan Si-kecil Jadi Mandiri
Mendidik dan Mempersiapkan Si-kecil Jadi Mandiri - Baik dan buruk watak seseorang bukan didominasi karena adanya faktor keturunan. Seseorang yang baru dilahirkan atau lebih jelasnya bayi yang baru lahir ibarat sebuah kertas putih yang kosong dan andalah sebagai para orang tua yang memegang pensil. Sebaik dan seindah apa anda akan membuat gambar dalam kertas putih tersebut, itulah hasil anda. Jika anda membuat coretan yang tak berarti, maka hasilnya juga tak akan berarti. Namun jika anda berhasil membuat suatu gambar yang indah, maka andalah yang akan menuai hasil penjualan gambar tersebut. Andalah sang pelukis bagi sibuah hati.
Berikut ada beberapa tips untuk Mendidik dan Mempersiapkan Si-kecil Jadi Mandiri :
1. Jangan Ditolong..?
Ketika sekecil mulai belajar untuk berjalan sendiri, berulangkali dia terjatuh dan menangis. jka hal ini terjadi ini terjadi, anda para orang tua jangan terlalu sering membiasakan diri untuk sesegera menolong. Namun coba amati dulu apakah itu jatuh yang biasa atau ada hal lain. Jika itu adalah jatuh yang dalam tingkat wajar biarkan dia bangkit, anda cukup memeberikan arahan untuk segera bangkit. 

2. Jangan Pernah Membentak
Ketika si kecil mulai tumbuh, sering dia melakukan kesalahan - kesalahan yang sering kali  membuat anda jengkel. Biasakan untuk memberikan arahan secara halus. Ketika sikecil hidup dalam tekanan dan bentakan, dia akan menjadi seseorang yang tertekan, minderm tidak percaya diri dan menjadi penakut. Hal yang paling fatal adalah dia kelak berubah mempunyai sifat yang keras dan galak. sikecil akan meniru setiap pelajaran apa yang dia dapat saat itu untuk kehidupannya kelak. Dan hal yang paling mengerikan adalah dia akan berani membentak anda sendiri. Ketika anda sedang dalam emosi tinggi, jangan pernah biarkan anak anda mendengar suara keras anda. Jauhkan dulu sikecil ketika anda sedang dalam emosi.
3. Aktifkan Kedua Tangan dan Kaki
Membiasakan anak anda menggunakan kedua tangan dan kaki akan membantu perkembangan otaknya yang menjadikannya terampil dan pandai. Jika anak anda sedang beraktifitas dengan tangan kiri, biarkan. Beri arahan kedua tangan harus seimbang penggunaanya. Karena kedua tangan ini yang akan mempengaruhi kinerja otak kanan dan otak kirinya. Jadi jika kedua tangan mereka seimbang maka otak kanan dan otak kirinyapun juga akan seimbang.

4. Beri Pujian..!
Bukan anda saja para orang dewasa yang suka dipuji, Namun sikecil pun senang mendapatkan sanjungan. Anak  anak yang  mulai tumbuh akan merasa senang juga mendapatkan pujian. Karena dengan pujian akan membuat anak anda untuk semakin berekspresi dan semakin meningkatkan keterampilan dan kepandaian yang ada. Dia akan tumbuh menjadi anak yang penuh percaya diri dan inilah hal yang paling positif.
5. Jangan Dituruti..?
Membiasakan memanja anak sejak kecil merupakan hal yang fatal dalam pola didik anak yang benar.Tidak semua permintaan sikecil harus anda turuti. Lihatlah dahulu seberapa penting hal yang dia minta, meski sebenarnya anda sangatlah mampu untuk menuruti kemauannya, namun akan lebih baik jika anda membiasakan untuk memberikan alasan yang masuk akal dan menunda permintaanya. Beri penjelasan dengan kata kata yang halus dan bisa diterima. Ini memang membutuhkan kesabaran yang lebih, namun andalah penentu sikap dan sifatnya.
6. Lingkungan (tempat sosialisasi ke 2)
Pengaruh lingkungan merupakan salah satu faktor penentu sikap dan sifat anak anda. Berikan dia lingkungan yang bagus dan bisa menjadikannya pribadi yang disenangi. Jika memang anda berada di lingkungan yang kurang bagus, sebaiknya anda mengawasi dan ikut serta dalam permainan yang sedang si kecil lakukan. Pengawasan anda sangatlah penting dalam mempersiapkan si buah hati.
7. Disiplin
Tingkat keberhasilan seseorang dikemudian harinya nanti sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan, dan disipilin bukan berarti keras..!! Anda harus ingat itu. Disiplin tidak harus dimulai ketika dia tumbuh dewasa, namun disiplin dimulai sejak dini. Berikan dia contoh disiplin dari diri anda sendiri. Jika anda sendiri kurang disiplim maka sekecilpun akan mencontoh perilaku anda.
 
Semua kelakuan anak pergantung dari orantuanya yang apakah mampu mendidik anaknya mulai sejak dini. Mendidik anak sejak dini sangat diperlukan karena lingkungan keluargalah tempat dimana anak mendapat sosialisasi pertama, jika sosialisasi di lingkungan keluarga sudah bagus insyaallah anak akan kebal dengan pengaruh di lingkungan sosialisasi selanjutnya.

Berpikirlah bahwasanya Anak adalah asset yang sangat berharga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar